LEGENDA
Legenda (bahasa Latin: legere) adalah
cerita prosa rakyat yang mirip dengan mite, yaitu dianggap benar-benar terjadi
tetapi tidak dianggap suci dan oleh yang empu- nya cerita sebagai suatu yang
benar-benar terjadi dan juga telah dibumbui dengan keajaiban, kesaktian, dan
keistimewaan tokohnya. Berbeda dengan mite, legenda ditokohi oleh manusia, ada
kalanya mempunyai sifat-sifat luar biasa dan sering kali juga dihubungkan dengan
makhluk ajaib. Peristiwanya bersifat sekuler (keduniawian), dan sering
dipandang sebagai sejarah kolektif. Oleh karena itu, legenda seringkali
dipandang sebagai ”sejarah” kolektif (folkstory). Walaupun demikian,
karena tidak tertulis maka kisah tersebut telah mengalami distorsi
sehingga seringkali jauh berbeda dengan kisah aslinya. Oleh karena itu,
jika legenda hendak dipergunakan sebagai bahan untuk merekonstruksi
sejarah maka legenda harus bersih dari unsur-unsur yang mengandung
sifat-sifat folklor.
Ciri-Ciri Legenda:
Legenda
merupakan cerita rakyat yang memiliki ciri-ciri, yaitu sebagai berikut.
1) Oleh
yang empunya cerita dianggap sebagai suatu kejadian yang sungguh- sungguh
pernah
terjadi.
2) Bersifat sekuler (keduniawian), terjadinya pada masa yang belum begitu lampau, dan
2) Bersifat sekuler (keduniawian), terjadinya pada masa yang belum begitu lampau, dan
bertempat di dunia seperti yang kita kenal
sekarang. Tokoh utama dalam legenda adalah
manusia.
3) “Sejarah” kolektif, maksudnya sejarah yang banyak mengalami distorsi karena seringkali
3) “Sejarah” kolektif, maksudnya sejarah yang banyak mengalami distorsi karena seringkali
dapat jauh berbeda dengan kisah aslinya.
4) Bersifat migration yakni dapat berpindah-pindah, sehingga dikenal luas di daerah-daerah
4) Bersifat migration yakni dapat berpindah-pindah, sehingga dikenal luas di daerah-daerah
yang berbeda.
5) Bersifat siklus, yaitu sekelompok cerita yang berkisar pada suatu tokoh atau kejadian
5) Bersifat siklus, yaitu sekelompok cerita yang berkisar pada suatu tokoh atau kejadian
tertentu, misalnya di Jawa legenda-legenda
mengenai Panji.
Jenis-Jenis Legenda:
1. Legenda Keagamaan
Legenda yang ceritanya berkaitan dengan kehidupan keagamaan
misalnya legenda tentang orang- orang tertentu. Kelompok tertentu misalnya
cerita tentang para penyebar Islam di Jawa. Kelompok orang-orang ini di Jawa
dikenal dengan sebutan walisongo. Mereka adalah manusia biasa, tokoh yang
memang benar-benar ada, akan tetapi dalam uraian ceritanya ditampilkan sebagai
figur-figur yang memiliki kesaktian.
2. Legenda Alam Gaib
Legenda ini biasanya berbentuk kisah yang dianggap benar-benar terjadi dan pernah dialami seseorang. Fungsi legenda semacam ini adalah untuk meneguhkan kebenaran “takhyul” atau kepercayaan rakyat. Jadi, legenda alam gaib adalah cerita-cerita pengalaman seorang dengan makhluk-makhluk gaib, hantu-hantu, siluman, gejala-gejala alam gaib, dan sebagainya.
Contoh legenda alam gaib misalnya, di Bogor Jawa Barat ada legenda tentang mandor Kebun Raya Bogor yang hilang lenyap begitu saja sewaktu bertugas di Kebun Raya.Menurut kepercayaan penduduk setempat, hal itu disebabkan ia telah melangkahi setumpuk batu bata yang merupakan bekas-bekas pintu gerbang Kerajaan Pajajaran. Pintu gerbang itu, menurut kepercayaan penduduk setempat, terletak di salah satu tempat di kebun raya. Tepatnya tidak ada yang mengetahui. Oleh karenanya, penduduk disana menasihati para pengunjung Kebun Raya, agar jangan melangkahi tempat antara tumpukan-tumpukan batu bata tua, karena ada kemungkinan bahwa di sanalah bekas pintu gerbang kerajaan zaman dahulu itu. Jika kita melanggarnya, maka kita akan masuk ke daerah gaib dan tidak dapat pulang lagi ke dunia nyata.
Legenda ini biasanya berbentuk kisah yang dianggap benar-benar terjadi dan pernah dialami seseorang. Fungsi legenda semacam ini adalah untuk meneguhkan kebenaran “takhyul” atau kepercayaan rakyat. Jadi, legenda alam gaib adalah cerita-cerita pengalaman seorang dengan makhluk-makhluk gaib, hantu-hantu, siluman, gejala-gejala alam gaib, dan sebagainya.
Contoh legenda alam gaib misalnya, di Bogor Jawa Barat ada legenda tentang mandor Kebun Raya Bogor yang hilang lenyap begitu saja sewaktu bertugas di Kebun Raya.Menurut kepercayaan penduduk setempat, hal itu disebabkan ia telah melangkahi setumpuk batu bata yang merupakan bekas-bekas pintu gerbang Kerajaan Pajajaran. Pintu gerbang itu, menurut kepercayaan penduduk setempat, terletak di salah satu tempat di kebun raya. Tepatnya tidak ada yang mengetahui. Oleh karenanya, penduduk disana menasihati para pengunjung Kebun Raya, agar jangan melangkahi tempat antara tumpukan-tumpukan batu bata tua, karena ada kemungkinan bahwa di sanalah bekas pintu gerbang kerajaan zaman dahulu itu. Jika kita melanggarnya, maka kita akan masuk ke daerah gaib dan tidak dapat pulang lagi ke dunia nyata.
3. Legenda Perorangan
Legenda perseorangan merupakan cerita mengenai
tokoh-tokoh tertentu yang dianggap benar-benar terjadi. Di Indonesia
legenda semacam ini banyak sekali.misalnya Sabai nan Aluih dan Si Pahit
Lidah dari Sumatra, Si Pitung dan Nyai Dasima dari Jakarta, Lutung Kasarung
dari Jawa Barat, Rara Mendut dan Jaka Tingkir dari Jawa Tengah, Suramenggolo
dari Jawa Timur, serta Jayaprana dan Layonsari dari Bali.
4) Legenda lokal/Setempat
Legenda lokal adalah legenda yang berhubungan dengan nama tempat terjadinya gunung, bukit, danau, dan sebagainya. Misalnya, legenda terjadinya Danau Toba di Sumatra, Sangkuriang (legenda Gunung Tangkuban Parahu) di Jawa Barat, Rara Jonggrang di Yogyakarta dan Jawa Tengah, Ajisaka di Jawa Tengah, dan Desa Trunyan di Bali.
Legenda lokal adalah legenda yang berhubungan dengan nama tempat terjadinya gunung, bukit, danau, dan sebagainya. Misalnya, legenda terjadinya Danau Toba di Sumatra, Sangkuriang (legenda Gunung Tangkuban Parahu) di Jawa Barat, Rara Jonggrang di Yogyakarta dan Jawa Tengah, Ajisaka di Jawa Tengah, dan Desa Trunyan di Bali.
Beberapa
contoh Legenda di Indonesia:
1.
Malin Kundang
2.
Sangkuriang
3.
Asal Usul Danau Toba
4.Jaka
Tingkir
5.
Si Pitung dan Nyai Dasima
6.
Rara Jonggrang
7.
Wali songo
8.
Ken Arok
9.
Ikan Patin
10.
Raja Hasibuan dan Pinompar
11. Candi Prambanan,
dsb
http://www.sentra-edukasi.com/2011/06/pengertian-ciri-ciri-dan-jenis-jenis.html
CERITA
RAKYAT
Cerita
Rakyat adalah sebagian kekayaan budaya dan sejarah yang dimiliki
Bangsa Indonesia. Pada umumnya, mengisahkan tentang suatu kejadian di suatu
tempat atau asal muasal suatu tempat. Tokoh-tokoh yang dimunculkan dalam cerita
rakyat umumnya diwujudkan dalam bentuk binatang, manusia maupun dewa. Fungsi Cerita rakyat selain sebagai
hiburan juga bisa dijadikan suri tauladan terutama cerita rakyat yang mengandung pesan-pesan pendidikan moral. Banyak
yang tidak menyadari kalo negeri kita tercinta ini mempunyai banyak Cerita Rakyat Indonesia yang belum
kita dengar, bisa dimaklumi karena cerita
rakyat menyebar dari mulut - ke mulut yang diwariskan secara turun -
temurun. Namun sekarang banyak Cerita
rakyat yang ditulis dan dipublikasikan sehingga cerita rakyat Indonesia bisa dijaga dan tidak sampai hilang dan
punah.
Berikut salah satu Cerita Rakyat Indonesia yang terkenal:
1. Malin Kundang
Berikut salah satu Cerita Rakyat Indonesia yang terkenal:
1. Malin Kundang
2. Bawang
Merah dan Bawang Putih
3. Keong Mas
4. Lutung Kasarung
5. Danau Toba
6. Timun Mas
7. Cinderlaras
8. Si Rusa dan Si Kulomang (Maluku)
9. Si Sigarlaki dan Si Rimbat (Sulawesi Utara)
10. Buaya Ajaib (Papua)
11. Putri Nyale dari Lombok, dan masih banyak lagi.