Psikoterapi. Tugas 1

Pengertian Psikoterapi

Psikoterapi yang lahir pada pertengahan dan akhir abad yang lalu, dilihat secara etimologis mempunyai arti sederhana, yakni "psyhemind" atau sederhananya : jiwa dan "therapy" dari Bahasa Yunani yang berarti "merawat" atau "mengasuh". Sehingga psikoterapi dalam arti sempitnya adalah "perawatan terhadap aspek kejiwaan" seseorang.
Dalam Oxford English Dictionary, ada perkataan "psychotherapeutic' yang diartikan sebagai perawatan terhadap sesuatu penyakit dengan mempergunakan teknik psikologis untuk melakukan intervensi psikis.
Seperti :
1. Jika seseorang memiliki kompetensi ilmiah secara terapis, mengulang-ulang apa yang di ucapkan klien atau pasien [Rogerian]
2. Atau jika terapis menunjukan kesalahan pada dasar dari gaya hidup seseorang [Adlerian]
3. Atau seorang terapis yang mengajukan sesuatu yang berlawanan dari apa yang di kemukakan oleh klien atau pasien [Rasional-emotif terapi]

Kegiatan-kegiatan di atas merupakan beberapa contoh yang ternyata mempengaruhi kondisi psikis dan kepribadian seseorang sehingga terjadi perubahan. Itulah yang di maksud dengan intervensi psikis dan itulah psikoterapi, sekalipun memiliki berbagai macam teknik dan metode di lakukan secara berlainan karena disesuaikan dengan paham dasar dan konsepsi tentang manusia yang di anut.

Sesuai menurut Watson & Morse tahun 1977 (dalam Singgih D. Gunarsa 1996), Psikoterapi dirumuskan sebagai bentuk khusus dari interaksi antara dua orang pasien dan terapis, pasien memulai interaksi karena ia mencari bantuan psikologik dan terapis menyusun interaksi dengan mempergunakan dasar psikologik untuk membantu pasien meningkatkan kemampuan mengendalikan diri dalam kehidupan dengan mengubah pikiran, perasaan dan tindakannya.


Tujuan Psikoterapi

1. Mengubah perilaku yang tidak diinginkan

2. Mencari "growth experience"

3. Mengubah perilaku yang menyebabkan klien merasa tidak bahagia

4. Rekonstruksi karakter dan kepribadian

5. Klien dapat melakukan kontrol diri lebih baik


Adapula tujuan psikoterapi dengan pendekatan psikodinamik menurut Ivey, et al (1987) adalah: Membuat sesuatu yang tidak sadar menjadi sesuatu yang disadari. Rekonstruksi kepribadianya dilakukan terhadap kejadian-kejadian yang sudah lewat dan menyusun sintesis yang baru dari konfik-konflik yang lama..
Tujuan psikoterapi dengan pendekatan psikoanalisis menurut Corey (1991) dirumuskan sebagai : Membuat sesuatu yang tidak sadar menjadi sesuatu yang disadari. Membantu klien dalam menghidupkan kembali pengalaman-pengalaman yang sudah lewat dan bekerja melalui konflik-konflik yang ditekan melalui pemahaman intelektual.


Unsur - Unsur Psikoterapi

 

1. Dua individu saling terikat dalam interaksi yang bersifat rahasia, dimana klien akan dibukakan jalan untuk menjadi tahu,

2. Interaksi umumnya terbatas pada pertukaran verbal.

3. Interaksi berlangsung dalam jangka waktu lama.

4. Hubungan bertujuan untuk mengubah perilaku tertentu pada klien, yang telah disetujui oleh kedua pihak.



Gunarsa, Singgih D. (1996). Konseling dan Psikoterapi. Jakarta: BPK Gunung Mulia
Corey, G. (2005). Teori dan Praktek Konseling & Psikoterapi. Bandung: PT Refika Aditama
https://books.google.co.id/books?







Category: 0 comments

0 comments:

Post a Comment

Transparent Sexy Pink Heart